Filosofi

Solusi baru yang terlihat realistis dan kesalahan dalam memilihnya

Banyak solusi –atau pilihan- muncul dalam sebuah kreatifitas.

Berbagai solusi itupun banyak yang TERLIHAT realistis.

Tapi tentu, dalam keadaan kita ini, kita hanya membutuhkan satu atau dua solusi saja.

Banyak solusi itu lebih tepat di gunakan untuk membuat cerita lucu.

Tapi, BUKAN disini tempatnya.

BUKAN DISINI…..

Setiap solusi, dari banyak solusi yang mucul, pasti memiliki nilai untuk penerapan dalam masalah kita saat ini.

Dan kita hanya perlu memilih SATU solusi untuk pemecahan masalah kita. tidak lebih dari itu.

Kita memilih SATU solusi paling efektif, paling cepat yang konsekuensinya bisa kita tanggung.

Dan kita HANYA memilih yang kita ANGGAP seperti itu.

Walaupun, pada akhirnya, solusi itu tidaklah se-EFEKTIF yang kita ANGGAP –sebelumnya. Tapi….

Sekali dagingnya dimakan, sudah terlambat untuk mengambil tambahan garam.

Lantas, bagaimana bila sulusi itu ternyata JELEK?.

Kalau begitu, tanyakan kepada dirimu: “apakah bisa aku memutar waktu?”.

Jangan menganggap dirimu salah atau bodoh dalam memprediksi.

Atau kurang tajam menganalisa sesuatu.

Dalam sejarah kehidupan (yang pernah kamu ikuti), orang besarpun pernah melakukan kesalahan besar.

Dan tentunya, sebih banyak lagi kesalahan kecil yang mereka lakukan.

Rencana itu seperti teory. Tidak pernah menjadi kenyataan sepenuhnya.

Sudah menjadi takdirmu –dan semua manusia- untuk salah memprediksi.

Jika saat ini kamu sedang menyesal karena merugi, LUPAKAN LAH.. !

Karena tidak ada yang bisa kamu dapatkan –atau kamu ubah- dalam penyesalan mu.

Lakukan aksimu untuk menanggung semua konsekuensi yang muncul.

Itu adalah takdir mu

Dan hal itu juga terjadi pada semua manusia (termasuk orang- orang besar sekalipun).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *